Minggu, 12 Agustus 2012

The Intersection in MSB Training

Minggu, 12 Agustus 2012


TITIK TEMU



Pada tradisi spiritual merupakan komitmen spritual untuk mengetahui darimana dan mau kemana kita ini. Secara makro, pasti kita sudah tahu bahwa istilah itu mengajarkan kita untuk mengetahui Tuhan. Kita berasal dari Tuhan dan akan kembali ke Tuhan juga. Yang kerap kita lupakan adalah membawa penerapannya ke ruang lingkup yang paling mikro, yaitu mengetahui diri kita. Padahal, pengetahuan diri merupakan kunci untuk mengetahui Tuhan. Walaupun kita sudah diajari mengenal Tuhan, tapi kalau belum mengenal diri, bisa-bisa pengetahuan kita tentang Tuhan baru di tingkat normatifnya, atau hanya dapat untuk menjawab ujian sekolah, tapi kerap gagal untuk menjawab ujian kehidupan.

Cara yang diajarkan untuk mengenal diri, dari sejak turunnya para Nabi Spiritual Modern, adalah membangun komunikasi dengan diri agar tercipta connectedness (keterhubungan) dan titik temu antara kita dengan diri kita, dari yang sifatnya paling global sampai ke yang paling detail, dari yang paling makro sampai ke yang paling mikro. Misalnya saja mengenal dimana wilayah / bidang kita, mengenal kelebihan dan keunikan kita, mengenal visi dan nilai yang kita perjuangkan, atau mengenal diri kita sebagai hamba Tuhan yang harus tunduk dan sebagai khalifah Tuhan yang harus kreatif dengan kebebasan.



0 komentar:

Poskan Komentar